Need for speed up your blog? Yups, siapa yang tidak ingin halaman blog-nya tampil lebih cepat, pada kenyataannya selain kualitas konten, faktor kecepatan loading page lah yang sangat besar pengaruhnya buat kenyamanan pengunjung.
Sudah menjadi sifat dasar insan dimana menunggu ialah pekerjaan yang sangat membosankan, ini yang harus kita cermati bersama, jangan hingga pengunjung kabur dan pindah ke situs lain hanya alasannya blog kita sangat lambat dikala dibuka..walaupun itu hanya telat beberapa detik saja. Faktor kecepatan koneksi juga sanggup dikatakan sebagai salah satu biang kerok, meskipun kita berpikir halaman blog kita tampil secepat kilat dikala dibuka pada komputer kita sendiri, tapi tidak begitu khan dengan koneksi pengunjung.
Nah, disini saya mencoba memberikan tips cara Optimasi blog agar sanggup tampil lebih cepat, tentunya cepat dalam batas wajar.
15 Cara Optimasi Halaman Blog Agar tampil lebih cepat:
1. Aktifkan Kompresi dengan GZIP
Browser modern biasanya mendukung kompresi untuk HTML, CSS dan Javascript. Melakukan kompresi pada ketiga file tersebut tentu akan menghemat waktu loading halaman dan secara otomatis tentu akan terjadi pengurangan waktu download. Para Webmaster berilmu diluar sana sangat menyarankan kita memakai kompresi dengan Gzip. Untuk teknik dan tutorial Gzip silahkan disearch aja ya..sudah berbagai yang membahasnya. Jika pembaca memakai Platform Blogspot abaikan saja kompresi ini alasannya secara default blogspot sendiri sudah mendukung teknik tersebut. Untuk pengguna Plaform lain menyerupai Wordpress silahkan memakai Kompresi Gzip ini atau kalau gak mau repot pake Gzip sebaiknya gunakan saja plugin WP Super Cache.
2. Buang Spasi kosong pada arahan HTML
Membuang Spasi kosong termasuk juga dalam teknik kompresi, yaitu dengan memadatkan arahan HTML, XML atau PHP dengan cara membuang spasi yang dirasa tidak berguna. Salah satunya termasuk juga dalam Inline untuk arahan Javascript dan CSS. Dengan menghapus ruang kosong tentunya akan menyimpan banyak byte data dan imbasnya akan mempercepat waktu proses download. Untuk membuang Spasi yang tidak perlu saya biasanya menggunakan Tools Editor seperti Notepat++. Caranya sangat mudah, yaitu dengan mem-blok semua arahan yang ingin dibuang spasinya kemudian pilih menu TextFX -> TextFX Editdan pilih Delete Blank Lines atau Delete Surplus Blank Lines.
3. Lakukan Kompresi CSS (Stylesheet)
Teknik kompresi CSS ini sebetulnya cukup sederhana, hampir sama dengan cara diatas yaitu dengan cara membuang spasi yang tidak diperlukan. Memadatkan pengkodean CSS juga sanggup menghebat waktu download, Parsing dan waktu sanksi pada suatu halaman. Untuk mempermudah kita melakukan kompresi pada CSS, silahkan gunakan tools gratis yang sudah banyak disediakan seperti YUI Kompresor dan cssmin.js.
4. Letakan CSS (Stylesheet) di Atas
Adakalanya kita tidak meletakan CSS di header, biasanya cara tersebut kita gunakan untuk menciptakan Style tunggal untuk gaya tertentu pada widget. Para webmaster yang jago biasanya menyarankan kita sebaiknya memanggil semua arahan CSS pada halaman HEAD entah itu CSS Internal maupun CSS External semuanya sebaiknya dijadikan satu pemanggilan dalam Header.
5. Buang CSS (Stylesheet) yang tidak perlu
Ketika browser mengakses halaman, biasanya harus melalui proses download dan menganalisa setiap baris arahan dalam CSS (stylesheet) terlebih dahulu, bayangkan jikalau banyak arahan CSS percuma yang harus diproses namun tidak dihukum sama sekali! ini akan sangat mengganggu alasannya akan menghambat proses rendering yang harusnya lebih cepat!
6. Periksa Validasi CSS (Stylesheet)
Walaupun sering terjadi kesalahan dalam menulis arahan CSS, broser tidak akan menampilkan pesan kesalahan apapun dalam layar, semua sanksi akan terus dijalankan tanpa adanya laporan error meskipun itu hanya salah dalam satu abjad saja. Sebaiknya jangan abaikan kesalahan ini, silahkan check validasinya. Untuk lebih mudahya silahkan gunakan tools online gratis seperti W3C CSS Validations
7. Kombinasi CSS (Stylesheet) dalam file External
Kekurangan CSS Internal hanya satu yaitu terjadinya pembengkakan kapasitas ukuran (size) pada besarnya halaman. Webmaster berpengalaman selalu menyarankan kita sebaiknya melaksanakan pemanggilan arahan CSS melalui kanal external, jikalau memungkinkan lebih manis lagi melaksanakan kombinasi semua arahan CSS hanya dalam satu file saja. (untuk pengguna blogger abaikan teknik ini alasannya akan lebih manis dengan pemanggilan internal)
8. Lakukan Kompresi Javascript
Teknik kompresi Javacsript hampir sama dengan CSS yaitu dengan cara membuang spasi yang tidak diperlukan. Memadatkan pengkodean Javacript juga sanggup menghebat waktu download, Parsing dan waktu sanksi pada suatu halaman. Untuk mempermudah kitamelakukan kompresi pada javascript silahkan gunakan tools gratis yang sudah banyak disediakan seperti YUI Kompresor, Closure Compiler dan JSMin
9. Buang Javascript yang tidak Perlu
Suka tidak suka penggunakan javacript (JS) kadang sangat diperlukan, walaupun JS kadang menciptakan loading halaman akan semakin berat. Ketika browser mengakses suatu halaman, biasanya harus melalui proses download dan menganalisa arahan dalam JS terlebih dahulu, bayangkan jikalau banyak pemanggilan JS secara percuma yang harus diproses namun tidak dihukum sama sekali! Silahkan teliti kembali arahan JS yang berdasarkan kita tidak berguna, cek ulang dan jangan hingga parkir terlalu lama, jikalau tidak dipakai lagi mending hapus saja!
10. Kombinasi Javascript dalam file External
Hampir sama kasusnya dengan CSS External diatas, Kekurangan javascript Internal hanya satu yaitu terjadinya pembengkakan kapasitas ukuran (size) pada besarnya halaman. Webmaster berpengalaman selalu menyarankan kita sebaiknya melaksanakan pemanggilan melalui kanal external, jikalau memungkinkan lebih manis lagi melaksanakan kombinasi semua koding JS hanya dalam satu file saja. (untuk pengguna blogger jikalau memungkinkan sebaiknya panggil melalui file internal saja, silahkan baca kembali solusi hosting javasript internal)
11. Lakukan Optimasi Gambar
Website dinamis tanpa dihiasi gambar tentu tidak akan menarik, namum penggunaan gambar yang hiperbola akan menjadi problem dikala browser melaksanakan download pada halaman. Sebaiknya kurangi gambar yang tidak perlu, terlebih pada gambar yang memiliki ukuran cukup besar. Jika memang terpaksa menggunakannya, sebaiknya lakukan meningkatkan secara optimal pada gambar tersebut dengan cara melaksanakan kompresi tanpa harus mengurangi kualitas gambar. Saran saya silahkan gunakan Yahoo! Smush.it
12. Jangan Paksa Skala Gambar dalam HTML
Pemanggilan tag SRC untuk gambar biasanya ada pada dua kemungkinan, sanggup melalui HTML atau memalui Javascript var img = new Image(); img.src = ""; walaupun browser mengabaikan usul ini jikalau gambar dalam keadaan kosong, tetap saja ini melalui proses rendering yang harusnya tidak membebani server. Silahkan perikasa kembali blank SRC, Jika memang tidak dipakai mending dihapus saja.
14. Periksa Kembali Broken link
Link yang telah mati bakal tidak disukai pembaca, jangankan pembaca, search engine sekalipun tidak menyukai hal ini. Lakukan pengecekan broken link sesering mungkin, banyak tools di internet yang sanggup melaksanakan kiprah ini, salah satunya yang terbaik sanggup memakai tools dari W3C Checklink
15. Buang Widget atau plugin yang tidak Perlu
Widget yang terlalu banyak hanya menciptakan halaman jadi semakin berat, apalagi widget tersebut tidak begitu berguna. Silahkan kita pilah-pilah kembali widget yang sekiranya tidak ada maanfaat sama sekali menyerupai memasang jam dan kalender. Tanyakan pada diri kita sendiri apa gunanya memasang jam di blog, jikalau hanya sebagai penunjuk waktu..trus apa gunanya jam pada taskbar windows?

0 Response to "Optimalisasi Ampuh Semoga Website Loading Lebih Cepat"
Posting Komentar